Jumat, 25 Februari 2011

TASBIH


No                         :
Hal             : Proposal Tasbih Terpanjang di dunia (Memecahkan rekor Muri)
Lampiran    :     lembar

Magelang,     Februari 2011
Kepada Yth.
Pimpinan PT.
……………

Di :
Up : Bpk. / Ibu …

Dengan hormat,

Berikut ini, kami :
Nama                                             : I. Suhada Gautama
Bertindak utk & atas nama : PT. King Rudraksha, Raja Jenitri Indonesia
Alamat                                           : Jl. Kraton Jenitri no. 1, Banyuwangi, Bandongan,
                                                         Magelang, Central Java

Mengajukan penawaran penjualan  TASBIH TERPANJANG DI DUNIA dari bahan jenitri (memecahkan rekor MURI & Guinness World of Record) dengan panjang untaian 50 meter dll sesuai spesifikasi & data terlampir.
Dengan harga Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah).

Keterangan : Hak rekor, income dari sponsorship & biaya akomodasi menjadi hak & tanggung jawab mutlak pembeli.

Hormat kami
PT. King Rudraksha



I. Suhada Gautama



















Lampiran :
TASBIH JENITRI
TERPANJANG & TERBESAR DI DUNIA
Tahun 2011

v     SPESIFIKASI TEKNIK

Ø      Panjang untaian /keliling             : 50 meter
Ø      Bahan utama                             : biji jenitri
o       Diameter                             : 15 mm
o       Jumlah                                : 500.000 butir
o       Berat                                  : 5.000 kg
o       Diameter rangkaian bola      : 50 cm
Ø      Tali perangkai :
o       tali panjat tebing ukuran       dia. 10 mm             pjg 60 mtr
o       senar pancing                      dia.1,5 mm             pjg 3300 mtr
o       senar pancing                      dia. 0,6 mm            pjg 1.000 mtr
o       Benang jahit bahan katun     dia. 0,5 mm            pjg 5.000 mtr
Ø      Keterangan                               tanpa finishing & pengawet sintetis
Ø      Waktu pengerjaan                     2 bulan

v     BIAYA

Biaya produksi tidak termasuk ijin, transportasi, akomodasi dll : Rp. 50.000.000,-

v     ALTERNATIF LOKASI & WAKTU PAMERAN

Ø      Candi Borobudur
o       Dikalungkan / mengelilingi stupa induk candi Borobudur
o       Di depan pintu masuk utama kompleks Taman Wisata Candi Borobudur Mengelilingi pohon jenitri
Ø      Candi Prambanan
Ø      Klenteng Muara Karang
Ø      Bali
Ø      Masjid Agung Purworejo / Masjid Istiqlal / Masjid Agung Jawa Tengah

v     TANGGAL / HARI

Ø      Hari raya Waisyak 2011 3 hari sebelum & sesudah waisyak
Ø      Hari Isyro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW
Ø      Hari Raya Galungan

v     WAKTU

Ø      Lama pameran : 3 – 6 hari

Magelang,    Februari 2011
King Rudraksha



I. Suhada Gautama


Lampiran :

Tasbih Raksasa 4,1 Ton Masuk Muri.
Tasbih raksasa buatan Purwiantoro diklaim terpanjang dan terberat di dunia.

Selasa, 21 Desember 2010, 13:41 WIB // Ita Lismawati F. Malau


Tasbih masuk rekor MURI (Surabaya Post)

SURABAYA POST – Berada di balik jeruji besi bukan halangan bagi Purwiantoro (52), penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Lowokwaru Malang, untuk berkarya. Narapidana yang awalnya seorang guru ini membuat tasbih berukuran raksasa dan mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Tasbih raksasa buatan Purwiantoro diklaim terpanjang dan terberat di dunia dengan bobot 4,1 ton dengan biji tasbih 102 butir. Tiap biji berdiameter 30-40 centimeter (cm) dan diwarna-warni mencolok. ’’Butuh waktu dua bulan proses pengerjaannya dengan dibantu lima rekan,” ujar Purwiantoro.

Bahan biji tasbih berbentuk bulat itu terbuat dari bahan semen, sisa limbah keset, 8 kilogram (kg) kalsium, dan 8 kg lem yang dicampur menjadi satu. Bahan itu kemudian dibentuk menjadi biji tasbih yang kemudian dikaitkan ke tali menjadi sebuah tasbih raksasa. Berbagai bahan itu didapat secara gratis, disediakan LP Lowokwaru.

Ide membuat tasbih terpanjang dan terberat itu berawal dari dorongan Purwiantoro yang sejak belum masuk Lapas menyukai hal berbau prestasi. ’’Saya ingin sekali berprestasi salah satunya dengan membuat tasbih terpanjang itu. Selain itu agar saya tak lama jadi penghuni lapas ini,” tuturnya sembari tersenyum.

Purwiantoro sebelumnya adalah guru SDN Pujon Kulon 2 Kabupaten Malang. Ia mengaku menghuni LP Lowokwaru sejak 2006 silam karena membunuh istrinya sendiri dan divonis 15 tahun. Kini, dia ingin berbuat yang memberi arti dan bermanfaat.

Tasbih terpanjang dan terberat buatan Purwiantoro kini ditaruh di depan Masjid Al Taubah kompleks Lapas. Karya Purwiantoro ini menciptakan rekor MURI pada November 2010 sebagai tasbih terpanjang dan terberat.

Selain membuat tasbih, Purwiantoro juga membuat bola karet raksasa. Yaitu sebuah bola berbobot 127 kilogram berdiameter 67 cm yang menggunakan 279.400 biji karet gelang. Karet gelang itu sendiri hasil dari mengumpulkan karet nasi bungkus.

’’Karena di Lapas ini banyak karet, saya kumpulkan jadi bola karet terbesar itu. Ide itu muncul setelah saya melihat banyak rekan penghuni Lapas yang membuat bola dari karet tapi berukuran kecil,” tandas Purwiantoro.
Laporan: Zainul Arifin




GUINNESS WORLD OF RECORDS
Generally, nothing! The only time Guinness World Records might expect payment is if you need to use our Fast Track service – and if members of our staff have, by arrangement, attended your event.
Also, while all successful record breakers receive, free of charge, a certificate recognizing their achievement, we do make a charge for any additional copies if they're requested.
We never pay record breakers for their achievements – we also do not cover expenses, offer sponsorship or provide equipment. Guinness World Record is an impartial arbiter of record breaking achievements around the world and cannot be involved in the organization of a record attempt. Also, our record holders are fuelled not by financial gain but the satisfaction of setting, achieving and surpassing their goals – and receiving the official Guinness World Records certificate.

about king rudraksha

KING RUDRAKSHA
RAJA JENITRI INDONESIA
Pertama, Terbaik, Inspiratif
Gallery & Workshop : Jl. Kraton Jenitri no. 1, Sangubanyu, Banyuwangi, Bandongan,
Magelang, Central Java, Indonesia 56151
Hp : 081392870685, 085643171960


RAJA JENITRI INDONESIA adalah sebuah perusahaan yang peduli dengan kekayaan & keragaman bangsa & negeri Indonesia yang laksana untaian zamrud khatulistiwa. Banyak potensi negeri ini yang belum dimanfaatkaan secara maksimal. Misalnya jenitri. Sangat Ironis karena ternyata Indonesia yang produsen terbesar jenitri dunia & eksportir 70% kebutuhan jenitri dunia, hanya mendapatkan devisa negara yang sangat kecil. Itu terjadi lantaran biji jenitri yang diekspor adalah biji jenitri dalam bentuk bahan mentah. Alangkah akan menjadi lebih baik manakala biji-biji jenitri itu diekspor dalam bentuk serbuk jenitri, minyak jenitri (untuk bahan baku industri farmasi, kosmetik dll) atau menjadi hasil kerajinan yang indah. Lebih ironis lagi kurang lebih 90% orang Indonesia tidak tahu “apakah jenitri itu?” Apalagi manfaatnya.

Sejak 14 Februari 2010 kami mencoba memaksimalkan potensi luar biasa dari Jenitri terutama dalam bentuk kerajinan. Selama ini kerajinan berbahan jenitri hanya sebatas tasbih, kalung & gelang saja. Itu pun tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dari pabrikan / impor yang terlihat lebih “mewah-modern-murah” ditunjang promosi & sistem marketing yang sangat handal. Itu terjadi lantaran kurangnya inovasi & kreasi dari para perajin. Padahal jenitri mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh kerajinan / produk pabrikan tersebut yaitu pada sisi keunikan, keindahan, ke-natural-an, manfaat kesehatan (fungsi refleksi & electrostatis), kekuatan & keawetannya. Dengan kemampuan inovasi & kreasi inilah berbagai produk kerajinan yang fenomenal telah kami kreasikan. Hasil karya yang bernilai tambah sangat maksimal karena kami telah menghasilkan produk yang tidak hanya indah & awet, tapi kompetitif menghadapi pasar global dan serbaguna baik untuk kesehatan, alat ibadah, perabotan rumah tangga maupun accessories lainnya.

Ada rambut buddha, mahkota raja / dewa Shiwa, pecis, udeng, aneka topi lainnya, ada bola pijat, anggur pijat, tongkat pijat, matress refelksi, jok & kursi refleksi, ada aneka lampion & kampu hias, ada aneka penyekat ruangan, ada aneka boneka (sapi/banteng, gajah, kura-kura), ada tasbih, ada gelang, kalung, anting, gantungan kunci ada tas, taplak meja dan segera menyusul berbagai produk inovatif yang akan terus kami gali. Alhamdulillah kami berada dalam waktu yang tepat (di mana tehnologi & informasi sangat mendukung), dalam lokasi yang tepat (karena memperoleh bahan baku & tenaga kerja yang murah) disertai kemampuan yang handal (dalam inovasi desain & marketing yang sangat sangat vital). Kami adalah pioneer, kami adalah inovator, kami insya alloh yang terbaik.

APAKAH JENITRI ITU?

Jenitri adalah sebutan untuk biji pohon jenitri (Elaeocarpus ganitrus) yang bisa mencapai tinggi puluhan meter. Sosok batang tegak lurus, dengan percabangan simetris radial teratur. Daun tungaal berbentuk lanset. Jadi hampir seperti pohon durian / randu. Daun yang hampir rontok berwarna merah cerah, bunga putih, buah berada dalam dompolan di ranting berwarna hijau ketika muda kemudian berubah manjadi biru laut kalau sudah tua. Sangat indah sebagai tanaman hias dalam pot. Sejak ribuan tahun yang lalu orang India menggunakan jenitri sebagai sarana ibadah & pengobatan. Jenitri mempunyai nilai ekonomis pada semua bagian tanaman (akar, batang, daun maupun buah). Cocok dibudidayakan di daerah tropis dari dataran rendah sampai dataran tinggi (0-1.000 m dpl) & mudah dirawat. Secara rinci kami jabarkan sebagai berikut :

 POHON
• Penyerap polutan (sesuai hasil riset ilmiah Sdr. Dwi Arum Setyoningtyas dari Sekolah Tinggi Teknologi Lingkungan)
• Cocok untuk tanaman peneduh di halaman, hutan kota maupun pinggir jalan karena sosok batangnya yang tegak lurus dengan percabangan teratur.
• Untuk tanaman hias dalam pot karena buah matang berwarna biru eksotis dengan daun yang menjelang rontok berwarna merah mencolok

 KAYU:
• Kualitas kayu setara dengan pohon mahoni
• Harga jual kayu 10% di atas albasia maupun mahoni
• Serat kayu halus sangat cocok untuk bahan baku kerajinan yang memerlukan detail teliti maupun mebel & bahan bangunan
• Pertumbuhan cukup cepat (hampir setara dengan albasia)

 DAUN & BUNGA
• Disuling untuk diambil minyak jenitrinya, bahan baku industri farmasi & kosmetik

 BUAH
• Dibuat serbuk, bahan baku industri farmasi & kosmetik
• Untuk ramuan jamu tradisional baik di berbagai daerah di Indonesia maupun di Asia
• Untuk alat terapi kesehatan yaitu membantu mencegah & mengobati berbagai penyakit serta menjaga kesehatan tubuh dengan terapi refleksi (permukaan yang kasar) & bahkan memiliki daya bioelektromagnetik (sesuai hasil riset Dr. Suhas Roy dari Institut Teknologi India di Benaras)
• Untuk bahan baku aneka kerajinan yang serbaguna

TERAPI KESEHATAN DENGAN JENITRI
Berdasarkan referensi yg kami peroleh dari artikel & buku hasil riset ilmiah maupun pengalaman tradisional yg telah teruji, kami berinovasi untuk membuat kerajinan yg serbaguna, nyaman, indah, kuat, murah, alami, tahan lama. Serbaguna dalam arti tidak hanya indah & bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga memiliki fungsi kesehatan yaitu membantu menjaga tubuh tetap sehat, mencegah & mengobati berbagai penyakit al : sakit kepala, stress, lemah ingatan, penuaan dini, tekanan darah tinggi / rendah, jantung, stroke, paru-paru, asma, liver, kanker, rematik, asam urat, pegal linu, sering kesemutan dll

 TERAPI ACCUPRESSURE / REFLEKSI
Permukaan biji jenitri berukir/kasar. Selain sangat indah, ternyata mempunyai nilai accupressure yang sangat ampuh untuk mengobati berbagai penyakit. Menurut theori Jingluo dan ilmu akupressure tradisional maupun modern, pada telapak/jari tangan/kaki, terdapat sistem syaraf yang terhubung ke syaraf pusat. Bila titik-titik ini ditekan/dipijat akan menstimulasi kerja syaraf pusat sehingga tubuh menjadi sehat, penyakit pun sembuh. Pemijatan juga berfungsi untuk menghilangkan rasa capek, pegal & kaku di leher, pundak, punggung, tangan & kaki. Rasa pegal & capek disebabkan karena tumpukan asam laktat di jaringan otot ketika kita banyak beraktifitas. Ketika dipijat, asam laktat dalam jaringan otot ini akan berubah kembali menjadi sumber energi dalam bentuk Adenosin Triphopat. Tubuh pun kembali menjadi segar bugar siap beraktifitas. Kami mencoba memaksimalkan fungsi terapi ini yg belum dimanfaatkan secara meluas

 TERAPI INDUKSI ELECTROSTATIS
Berdasarkan referensi yg kami peroleh dari riset ilmiah, artikel, buku, pengalaman tradisional yg telah teruji, kami berinovasi untuk membuat kerajinan yg serbaguna, nyaman, indah, kuat, murah, alami, tahan lamaBanyak riset ilmiah telah dilakukan para ilmuwan khususnya dari India. Salah satu yang terkenal adalah riset Dr. Suhas Roy dari Indian Institute of Technologi di Banaras yg kami kutip dari RUDRAKSHA HEALING dalam situs web http://www.rudraksha-healing.com, dengan teks yg kemudian kami terjemahkan (teks asli kami lampirkan di bagian akhir tulisan ini) sbb :

T: Apa istimewanya jenitri?
J: Secara tradisional Manik-manik jenitri telah dipakai oleh Yogi dan Monks di Asia karena jenitri berinteraksi dengan tubuh dan pikiran untuk menghasilkan ketenangan dan konsentrasi yang diperlukan untuk kontrol atas pikiran selama meditasi yg lama. Penelitian medis modern telah membuktikan bahwa jenitri memiliki sifat elektro-magnetik yang memiliki pengaruh menguntungkan pada pnyakit jantung kardiovaskular dan system syaraf otak.

Bagaimana fungsi jenitri untuk kesehatan?
Saat diletakkan dekat dengan jantung jenitri mengalirkan daya electrostatis yang menstabilkan kerja jantung. Seperti magnet jenitri bekerja dengan prinsip “Dynamic Polarity”. Saat jantung berdetak & darah mengalir, timbul medan magnet di seluruh tubuh terutama hati, Tergantung pada polaritas & intensitas dari induksi medan magnet, jenitri mengalirkan impulse listrik & aliran lembut dengan polaritas & intensitas berlawanan. Dengan demikian daya keseimbanagn yang proporsional memacu hati bekerja lebih stabil ketika jantung mulai berdetak lebih cepat / lambat. Ini akan membuat sirkulasi darah lancar.
Tubuh manusia adalah sirkuit bio-elekronik yang kompleks yg berpusat pada system syaraf & organ2 lain. Pola arus sederhana disebabkan medan magnet di tubuh.Merah menunjukkan arus induksi tertinggi, biru yg terendah.Aliran darah pada pembuluh darah berfungsi meremajakan bio-sirkuit & membantu mencegah stress yg disebabkan kesalahan akibat kerusakan yg diakibatkan karena kelebihan energy. Pada neuron & neuron transmitter. Pada intinya jenitri membantu memberikan sesuatu yg lebih dikenal sebagai “Relaxation response” yg menjadi tujuan utama banyak metode penyembuhan alernatif (meditasi, yoga, tai-chi, bio feed back dll)



magnetic field
Rough Pattern of current induced by magnetic field in the body.



man current
Red shows highest induced currents, Blue the lowest



electrical field
Rough Pattern of current induced by electric field in the body.
http://www.rudraksha-healing.com/howitworks.htm

T: Apakah jenitri mencegah penuaan dini?
J: Penuaan adalah proses kerusakan sel tubuh yg banyak dipengaruhi oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul2 yg Radikal bebas adalah molekul yang kekurangan elektron sehingga menjadi tidak stabil. Untuk mendapatkan stabilitas, elektron menggesek elektron molekul lain seperti DNA, protein, dan lemak. Ketika kehilangan electron molekul2 DNA, protein & lemak pada gilirannya menjadi tidak stabil dan berusaha untuk mengambil elektron dari molekul lain. Reaksi berantai ini menghancurkan enzim dan menghasilkan bahan kimia beracun yang menyebabkan kerusakan fungsi sel yang berhubungan dengan penuaan. (nb: kanker). Sifat elektro-magnetik (elektrostatis : penulis) dari jenitri sangat membantu bila dikenakan di atas jantung (sebagai kalung : penulis) Ketika darah beredar melalui jantung, ia membawa radikal bebas melalui medan elektro-magnetik yang dihasilkan oleh jenitri. Bidang ini menetralisir radikal bebas sehingga mereka kembali menjadi molekul yang stabil. Dengan cara ini, proses penuaan diperlambat. Akhirnya, "relaksasi respon" yg timbul dari jenitri mengurangi dampak negatif dari stres pada tubuh. Stres berfungsi sebagai katalis untuk radikal bebas. Dengan membantu mengendalikan stres, artinya jenitri memperlambat produksi radikal bebas.


Teks asli
Q: What is special about Rudraksha beads?
A: Rudraksha beads have been traditionally worn by Asian Yogis and Monks because the beads interact with the body and mind to foster the tranquility and concentration necessary for control over mind during extended periods of meditation. Modern medical research has proven that Rudraksha beads have electro-magnetic properties that have a beneficial influence on the Cardiovascular and Central Nervous Systems.
http://www.rudraksha-healing.com/faq.htm

How Rudraksha Healing Works
Dr. Roy's research confirmed that the healing powers of Rudraksha beads flow from their electro-magnetic properties. When Rudraksha beads are placed over the heart, they act to stabilize the heart beat. Similar to magnets, the beads work on the principle of Dynamic Polarity. Blood circulation and heart beat automatically induce a magnetic field around the body and particularly the heart region. Depending on the polarity and intensity of this induced magnetic field, Rudraksha beads transmit subtle electrical and inductive impulses with opposing polarity and intensity. Accordingly, a proportionate balancing force is exerted on the heart to regulate it if it starts beating above or below normal rates. This action helps to ensure ideal blood circulation in the body.
The human body is a complex bio-electronic circuit comprised of the Central Nervous System and the organs and functions it regulates.
Rough Pattern of current induced by magnetic field in the body. Red shows highest induced currents, Blue the lowest. Rough Pattern of current induced by electric field in the body.
Streamlined blood flow has a powerful rejuvenating impact on this circuit and serves to prevent stress-related disorders caused by the damaging effects of excess energy on neurons and neurotransmitters. In essence, Rudraksha beads help bring about the well-known "relaxation response" which is the ultimate goal of meditation, yoga, tai chi, biofeedback, and countless other Alternative Medicine methodologies.



magnetic field
Rough Pattern of current induced by magnetic field in the body.



man current
Red shows highest induced currents, Blue the lowest




electrical field
Rough Pattern of current induced by electric field in the body.
http://www.rudraksha-healing.com/howitworks.htm

Q: Do Rudraksha beads have Anti-Aging properties?
A: Aging is the process of cell decay. Free radicals are significant contributors to the decay of the body's cells. Free radicals are molecules that lack the appropriate electrons to be stable. In order to gain stability, they swipe electrons from other molecules such as DNA, protein, and fat. When these molecules lose electrons, they in turn become unstable and seek to take electrons from other molecules. This chain reaction destroys enzymes and produces toxic chemicals which cause damage to cellular functions associated with aging.
The electro-magnetic properties of Rudraksha beads are especially valuable when worn over the heart. As the blood circulates through the heart, it carries free radicals through the electro-magnetic field produced by the Rudraksha mala. This field neutralizes free radicals so that they again become stable molecules. In this manner, the aging process is slowed. Finally, the "relaxation response" fostered by Rudraksha beads reduces the negative impact of stress on the body. Stress serves as a catalyst for free radicals. By helping to control stress, Rudraksha beads slow the production of free radicals.
Q: How long do Rudraksha beads take to heal and rejuvenate the body?
A: You will normally experience positive changes within 45 days of wearing a Rudraksha mala on a daily basis. In 90 days you will feel healthier and more peaceful. From then onwards, your body will experience ongoing benefits as the Rudraksha beads maintain equilibrium and neutralize the negative effects of stress.
http://www.rudraksha-healing.com/faq.htm

Magelang, 14 Februari 2010
I. Suhada Gautama for King Rudraksha

Kamis, 24 Februari 2011

KING RUDRAKSHA RAJA JENITRI INDONESIA Pertama, Terbaik, Inspiratif

KING RUDRAKSHA
RAJA JENITRI INDONESIA
Pertama, Terbaik, Inspiratif

Gallery & Workshop : Jl. Kraton Jenitri no. 1, Sangubanyu, Banyuwangi, Bandongan, Magelang, Central Java, Indonesia 56151
Hp : 081392870685, 085643171960


RAJA JENITRI INDONESIA adalah sebuah perusahaan yang peduli dengan kekayaan & keragaman bangsa & negeri Indonesia yang laksana untaian zamrud khatulistiwa. Banyak potensi negeri ini yang belum dimanfaatkaan secara maksimal. Misalnya jenitri. Sangat Ironis karena ternyata Indonesia yang produsen terbesar jenitri dunia & eksportir 70% kebutuhan jenitri dunia, hanya mendapatkan devisa negara yang sangat kecil. Itu terjadi lantaran biji jenitri yang diekspor adalah biji jenitri dalam bentuk bahan mentah. Alangkah akan menjadi lebih baik manakala biji-biji jenitri itu diekspor dalam bentuk serbuk jenitri, minyak jenitri (untuk bahan baku industri farmasi, kosmetik dll) atau menjadi hasil kerajinan yang indah. Lebih ironis lagi kurang lebih 90% orang Indonesia tidak tahu “apakah jenitri itu?” Apalagi manfaatnya.

Sejak 14 Februari 2010 kami mencoba memaksimalkan potensi luar biasa dari Jenitri terutama dalam bentuk kerajinan. Selama ini kerajinan berbahan jenitri hanya sebatas tasbih, kalung & gelang saja. Itu pun tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dari pabrikan / impor yang terlihat lebih “mewah-modern-murah” ditunjang promosi & sistem marketing yang sangat handal. Itu terjadi lantaran kurangnya inovasi & kreasi dari para perajin. Padahal jenitri mempunyai keunggulan yang tidak dimiliki oleh kerajinan / produk pabrikan tersebut yaitu pada sisi keunikan, keindahan, ke-natural-an, manfaat kesehatan (fungsi refleksi & electrostatis), kekuatan & keawetannya. Dengan kemampuan inovasi & kreasi inilah berbagai produk kerajinan yang fenomenal telah kami kreasikan. Hasil karya yang bernilai tambah sangat maksimal karena kami telah menghasilkan produk yang tidak hanya indah & awet, tapi kompetitif menghadapi pasar global dan serbaguna baik untuk kesehatan, alat ibadah, perabotan rumah tangga maupun accessories lainnya.

Ada rambut buddha, mahkota raja / dewa Shiwa, pecis, udeng, aneka topi lainnya, ada bola pijat, anggur pijat, tongkat pijat, matress refelksi, jok & kursi refleksi, ada aneka lampion & kampu hias, ada aneka penyekat ruangan, ada aneka boneka (sapi/banteng, gajah, kura-kura), ada tasbih, ada gelang, kalung, anting, gantungan kunci ada tas, taplak meja dan segera menyusul berbagai produk inovatif yang akan terus kami gali. Alhamdulillah kami berada dalam waktu yang tepat (di mana tehnologi & informasi sangat mendukung), dalam lokasi yang tepat (karena memperoleh bahan baku & tenaga kerja yang murah) disertai kemampuan yang handal (dalam inovasi desain & marketing yang sangat sangat vital). Kami adalah pioneer, kami adalah inovator, kami insya alloh yang terbaik.

APAKAH JENITRI ITU?

Jenitri adalah sebutan untuk biji pohon jenitri (Elaeocarpus ganitrus) yang bisa mencapai tinggi puluhan meter. Sosok batang tegak lurus, dengan percabangan simetris radial teratur. Daun tungaal berbentuk lanset. Jadi hampir seperti pohon durian / randu. Daun yang hampir rontok berwarna merah cerah, bunga putih, buah berada dalam dompolan di ranting berwarna hijau ketika muda kemudian berubah manjadi biru laut kalau sudah tua. Sangat indah sebagai tanaman hias dalam pot. Sejak ribuan tahun yang lalu orang India menggunakan jenitri sebagai sarana ibadah & pengobatan. Jenitri mempunyai nilai ekonomis pada semua bagian tanaman (akar, batang, daun maupun buah). Cocok dibudidayakan di daerah tropis dari dataran rendah sampai dataran tinggi (0-1.000 m dpl) & mudah dirawat. Secara rinci kami jabarkan sebagai berikut :

POHON
Penyerap polutan (sesuai hasil riset ilmiah Sdr. Dwi Arum Setyoningtyas dari Sekolah Tinggi Teknologi Lingkungan)
Cocok untuk tanaman peneduh di halaman, hutan kota maupun pinggir jalan karena sosok batangnya yang tegak lurus dengan percabangan teratur.
Untuk tanaman hias dalam pot karena buah matang berwarna biru eksotis dengan daun yang menjelang rontok berwarna merah mencolok

KAYU:
Kualitas kayu setara dengan pohon mahoni
Harga jual kayu 10% di atas albasia maupun mahoni
Serat kayu halus sangat cocok untuk bahan baku kerajinan yang memerlukan detail teliti maupun mebel & bahan bangunan
Pertumbuhan cukup cepat (hampir setara dengan albasia)

DAUN & BUNGA
Disuling untuk diambil minyak jenitrinya, bahan baku industri farmasi & kosmetik

BUAH
Dibuat serbuk, bahan baku industri farmasi & kosmetik
Untuk ramuan jamu tradisional baik di berbagai daerah di Indonesia maupun di Asia
Untuk alat terapi kesehatan yaitu membantu mencegah & mengobati berbagai penyakit serta menjaga kesehatan tubuh dengan terapi refleksi (permukaan yang kasar) & bahkan memiliki daya bioelektromagnetik (sesuai hasil riset Dr. Suhas Roy dari Institut Teknologi India di Benaras)
Untuk bahan baku aneka kerajinan yang serbaguna

TERAPI KESEHATAN DENGAN JENITRI

Kami menciptakan berbagai produk kesehatan yang membantu menjaga tubuh tetap sehat, mencegah & mengobati berbagai penyakit al : sakit kepala, stress, tekanan darah tinggi / rendah, jantung, paru-paru, asma, liver, kanker, rematik, asam urat, pegal linu, sering kesemutan dll

TERAPI ACCUPRESSURE / REFLEKSI
Permukaan biji jenitri berukir/kasar. Selain sangat indah, ternyata mempunyai nilai accupressure yang sangat ampuh untuk mengobati berbagai penyakit. Menurut theori Jingluo dan ilmu akupressure tradisional maupun modern, pada telapak/jari tangan/kaki, terdapat sistem syaraf yang terhubung ke syaraf pusat. Bila titik-titik ini ditekan/dipijat akan menstimulasi kerja syaraf pusat sehingga tubuh menjadi sehat, penyakit pun sembuh. Pemijatan juga berfungsi untuk menghilangkan rasa capek, pegal & kaku di leher, pundak, punggung, tangan & kaki. Rasa pegal & capek disebabkan karena tumpukan asam laktat di jaringan otot ketika kita banyak beraktifitas. Ketika dipijat, asam laktat dalam jaringan otot ini akan berubah kembali menjadi sumber energi dalam bentuk Adenosin Triphopat. Tubuh pun kembali menjadi segar bugar siap beraktifitas.

TERAPI ELECTROSTATIS
Banyak riset ilmiah telah dilakukan para ilmuwan khususnya dari India. Salah satu yang terkenal adalah riset Dr. Suhas Roy dari Indian Institute of Technologi di Banaras.Jenitri sbb :
Saat diletakkan dekat dengan jantung jenitri mengalirkan daya electrostatis yang menstabilkan kerja jantung. Seperti magnet jenitri bekerja dengan prinsip “Dynamic Polarity”. Saat jantung berdetak & darah mengalir, timbul medan magnet di seluruh tubuh terutama hati, Tergantung pada polaritas & intensitas dari induksi medan magnet, jenitri mengalirkan impulse listrik & aliran lembut dengan polaritas & intensitas berlawanan. Dengan demikian daya keseimbanagn yang proporsional memacu hati bekerja lebih stabil ketika jantung mulai berdetak lebih cepat / lambat. Ini akan membuat sirkulasi darah lancar.

Tubuh manusia adalah sirkuit bio-elekronik yang kompleks.



.

ddddddddddddddddddddd

ddd

KING RUDRAKSHA
RAJA JENITRI INDONESIA
PERTAMA, TERBAIK, INOVATIF
Gallery Address : Jl. Kreatif no. 1, Sangubanyu, Banyuwangi, Bandongan, Magelang, Central Java, Indonesia 56151
Hp : 081392870685, 085643171960

RAJA JENITRI INDONESIA adalah sebuah perusahaan yang peduli dengan kekayaan & keragaman bangsa & negeri Indonesia yang laksana untaian zamrud khatulistiwa. Banyak potensi negeri ini yang belum dimanfaatkaan secara maksimal. Misalnya jenitri. Sangat Ironis karena ternyata Indonesia yang produsen terbesar jenitri dunia & eksportir 70% kebutuhan jenitri dunia, hanya mendapatkan devisa negara yang sangat kecil. Itu terjadi lantaran biji jenitri yang diekspor adalah biji jenitri dalam bentuk bahan mentah. Alangkah akan menjadi lebih baik manakala biji-biji jenitri itu diekspor dalam bentuk serbuk jenitri, minyak jenitri (untuk bahan baku industri obat-obatan, kosmetik dll) atau menjadi hasil kerajinan yang indah. Lebih ironis lagi kurang lebih 90% orang Indonesia tidak tahu “apakah jenitri itu?” Apalagi manfaatnya.
Sejak 08 Februari 2010 kami mencoba memaksimalkan potensi luar biasa dari Jenitri terutama dalam bentuk kerajinan. Berbagai produk kerajinan yang fenomenal telah kami kreasikan. Hasil karya yang bernilai tambah sangat maksimal karena kami telah menghasilkan produk yang tidak hanya indah & awet, tapi kompetitif menghadapi pasar global dan serbaguna baik untuk kesehatan, alat ibadah, perabotan rumah tangga maupun accessories lainnya.
Ada rambut buddha, mahkota raja, pecis, udeng, aneka topi lainnya, ada bola pijat, anggur pijat, tongkat pijat, matress refelksi, jok & kursi refleksi, ada aneka lampion & kampu hias, ada anela penyekat ruangan, ada aneka boneka, ada tasbih, ada gelang, kalung, anting, ada tas, taplak meja dan berbagai produk inovatif yang akan terus kami gali. Alhamdulillah kami berada dalam waktu yang tepat (di mana tehnologi & informasi sangat mendukung), dalam lokasi yang tepat (karena memperoleh bahan baku & tenaga kerja yang murah) disertai kemampuan yang handal (dalam inovasi desain & marketing yang sangat sangat vital). Kami adalah pioneer, kami adalah inovator, kami insya alloh yang terbaik.
APAKAH JENITRI ITU?
Jenitri adalah sebutan untuk biji pohon jenitri (Elaeocarpus ganitrus) yang mempunyai nilai ekonomis pada semua bagian tanaman (akar, batang, daun maupun buah). Dia termasuk pohon tinggi yang bisa mencapai puluhan meter, cocok dibudidayakan dari dataran rendah sampai dataran tinggi (0-1.000 m dpl) & mudah dirawat. Secara rinci kami jabarkan sebagai berikut :
• Pohon
- Penyerap polutan (sesuai hasil riset ilmiah Sdr. Dwi Arum Setyoningtyas dari Sekolah Tinggi Teknologi Lingkungan
- Cocok untuk tanaman peneduh di halaman, hutan kota maupun pinggir jalan karena sosok batangnya yang tegak lurus dengan percabangan teratur.
- Untuk tanaman hias dalam pot karena buah matang berwarna biru eksotis dengan daun yang menjelang rontok berwarna merah mencolok
• Kayu :
- Kualitas kayu setara dengan pohon mahoni
- Harga jual kayu 10% di atas albasia maupun mahoni
- Serat kayu halus sangat cocok untuk bahan baku kerajinan yang memerlukan detail teliti
- Pertumbuhan cukup cepat (hampir setara dengan albasia)
• BUAH
- Untuk ramuan jamu tradisional baik di berbagai daerah di Indonesia maupun di Asia
- Untuk alat terapi kesehatan membantu mencegah & mengobati berbagai penyakit serta menjaga kesehatan tubuh karena permukaan yang kasar & bahkan memiliki daya bioelektromagnetik (sesuai hasil riset Dr. Suhas Roy dari Institut Teknologi India di Benaras)
- Untuk bahan baku aneka kerajinan yang serbaguna

CATALOG PRODUK KERAJINAN
RAJA JENITRI INDONESIA

wd


KALUNG TASBIH KESEHATAN JENITRI
RUDRAKSHA HEALTH TASBIH NECKLACE
Gunakan sebagai kalung/tasbih untuk membantu mencegah & mengobati sakit kepala, menstabilkan peredaran darah/jantung,darah tinggi/rendah, menangkal radikal bebas (kanker) dll. Daya penyembuhan ini karena biji jenitri/rudraksha/Elaeocarpus Ganitrus  menghasilkan daya elektrostatis yang bisa menstimulai sistem syaraf/jantung dengan prinsip “Dynamic Polarity”
Use as necklace/tasbih to help prevent & cure headache, stable blood circulation/heart, low/hypertension, free radical (cancer) etc. This healing power acts because seeds of jenitri/rudraksha (Elaeocarpus ganitrus) flow electrostatis properties that stimulates heart/nervous system on principle of “Dynamic Polarity”


ANGGUR PIJAT
JENITRI / RUDRAKSHA
ACCUPRESSURE GRAPE

·  REMAS/PUTAR2 di genggaman
·  TEKAN/GELINDINGkan di tengkuk/pundak/punggung/betis/dll
·  Indah utk PAJANGAN
Ø  SQUEEZE/ROTATE on  palm
Ø  PRESS / ROLL on neck      /shoulder/backpart/calf/etc
Ø  Aesthetic as DECORATION

Innovation of KING RUDRA
BOLA PIJAT
JENITRI / RUDRAKSHA
ACCUPRESSURE BALL

·  REMAS/PUTAR2 di genggaman
·  TEKAN/GELINDINGkan di tengkuk/pundak/punggung/betis/dll
·  Indah utk PAJANGAN
Ø  SQUEEZE/ROTATE on  palm
Ø  PRESS / ROLL on neck      /shoulder/backpart/calf/etc
Ø  Aesthetic as DECORATION

Innovation of KING RUDRA
Raja Jenitri Indonesia
Raja Jenitri Indonesia


Rabu, 23 Februari 2011

Questions & Answers About Rudraksha

Questions & Answers About Rudraksha Q: What are Rudraksha beads?  Where are they available?
A: Rudraksha beads, botanically known as Elaeocarpus Ganitrus Roxb, are the seeds of the fruit from Rudraksha trees.  Rudraksha trees are found mainly in  Indonesia, Nepal, and India.
Q: What is special about Rudraksha beads?
A:  Rudraksha beads have been traditionally worn by Asian Yogis and Monks because the beads interact with the body and mind to foster the tranquility and concentration necessary for control over mind during extended periods of meditation.  Modern medical research has proven that Rudraksha beads have electro-magnetic properties that have a beneficial influence on the Cardiovascular and Central Nervous Systems.
Q: What are the different types of Rudraksha beads?
A:  Rudraksha beads are available with 1 to 38 facets.  Beads with 1 and 15 to 38 facets are rare.  The 5 facet bead is commonly available and thus the most popular due to its effectiveness and economical cost.  While all Rudraksha beads exhibit the same electro-magnetic properties which have positive impact on overall health, ancient texts have identified additional influences of facets:
One Face:  Success, power, and glory.
Two Face:  Concentration and romantic fulfillment.
Three Face:  Good health and higher education.
Four Face:  Improved health, intellect and happiness.

Five Face:  Fulfillment of desires and enlightenment.
Six Face:  Improved physical strength and prowess.

Seven Face:  Increased intuitive knowledge and honor.

Eight Face:  Obstacles to happiness removed.

Nine Face:  Wealth, happiness and contentment in family.

Ten Face:  Protection from black magic and promotion of good health .

Eleven Face:  Happiness in marriage and longevity.

Twelve Face:  Prosperity, bliss, and spiritual knowledge.
Q: Can I wear a combination of different facet Rudraksha beads?
A:  You can wear any combination of beads.  The individual powers of the beads can be felt simultaneously.
Q: Can Rudraksha cause harm?
A:  Rudraksha beads do not have harmful attributes.  They only have a positive influence on the body and mind.
Q: Do Rudraksha beads have Anti-Aging properties?
A: Yes.  Aging is the process of cell decay.  Free radicals are significant contributors to the decay of the body's cells.  Free radicals are molecules that lack the appropriate electrons to be stable.  In order to gain stability, they swipe electrons from other molecules such as DNA, protein, and fat.  When these molecules lose electrons, they in turn become unstable and seek to take electrons from other molecules.  This chain reaction destroys enzymes and produces toxic chemicals which cause damage to cellular functions associated with aging. 
The electro-magnetic properties of Rudraksha beads are especially valuable when worn over the heart.  As the blood circulates through the heart, it carries free radicals through the electro-magnetic field produced by the Rudraksha mala.  This field neutralizes free radicals so that they again become stable molecules.  In this manner, the aging process is slowed.  Finally, the "relaxation response" fostered by Rudraksha beads reduces the negative impact of stress on the body.  Stress serves as a catalyst for free radicals.  By helping to control stress, Rudraksha beads slow the production of free radicals.
Q: Is there scientific basis behind the healing power of Rudraksha beads?
A: Yes.  One of the best known research papers was published by Dr. Suhas Roy of the prestigious Indian Institute of Technology in Banaras, India.  Please visit our References section to review an extensive listing of Rudraksha related books, articles, and research papers.
Q: How long do Rudraksha beads take to heal and rejuvenate the body?
A: You will normally experience positive changes within 45 days of wearing a Rudraksha mala on a daily basis.  In 90 days you will feel healthier and more peaceful.  From then onwards, your body will experience ongoing benefits as the Rudraksha beads maintain equilibrium and neutralize the negative effects of stress.
Q: How can you test the authenticity of Rudraksha beads?
A: Rudraksha beads should sink in water.  However fake beads can also be designed to sink in water.  The best assurance is to procure your Rudraksha from a reliable source.
http://www.rudraksha-healing.com/faq.htm